Babinsa Koramil 10/Plg, Serda Chandra Bastian Laksanakan Sosialisasi dan Patroli Karlahut di Wilayah Kecamatan Pelangiran
(Foto Istimewa)
Pelangiran, – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Babinsa Koramil 10/Pelangi, Serda Chandra Bastian, bersama masyarakat setempat melaksanakan sosialisasi dan patroli Karlahut di wilayah Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (15/01/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak ekosistem.
Patroli dimulai dengan pengecekan di titik koordinat 0°10’28”, 103°29’32”, dengan ketinggian 10,5 meter dan arah 149°. Kegiatan patroli ini melibatkan gabungan personel dari TNI sebanyak satu orang Babinsa dan satu orang masyarakat yang bertugas untuk melakukan pemantauan serta pengecekan di area-area yang rawan kebakaran. Patroli dilakukan dengan menyisir berbagai titik yang memiliki potensi tinggi untuk terjadi kebakaran, terutama pada area lahan gambut yang selama ini sering menjadi sumber masalah kebakaran.
Serda Chandra Bastian menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilaksanakan oleh TNI dalam menjaga agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan secara ilegal yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. “Kami juga melaksanakan sosialisasi kepada warga setempat mengenai bahaya kebakaran hutan dan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, agar tidak terjadi kebakaran yang bisa merusak tanah, flora, dan fauna, serta mengganggu kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Hasil dari patroli yang dilakukan pada hari itu menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya titik api ataupun asap di wilayah tersebut. Meskipun demikian, Babinsa tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga komitmen untuk tidak membakar lahan, apalagi di musim kemarau yang rentan memicu kebakaran.
“Patroli seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin, bekerjasama dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya. Kami berharap agar warga turut aktif dalam mencegah kebakaran dengan tidak membakar lahan dan hutan, serta segera melapor jika ada indikasi kebakaran,” tambahnya.
Selain itu, Serda Chandra Bastian juga mengingatkan bahwa kebakaran lahan dan hutan dapat membawa dampak negatif yang luas, baik bagi kesehatan manusia melalui kabut asap yang berbahaya, maupun kerugian materiil akibat kerusakan lahan pertanian dan habitat alam. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk mencegah kebakaran sejak dini.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir yang terus berkomitmen dalam menangani permasalahan Karlahut melalui berbagai kegiatan sosialisasi, patroli, dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Diharapkan, dengan adanya patroli yang rutin dan sosialisasi yang gencar, Kabupaten Inhil bisa terbebas dari ancaman kebakaran lahan yang berpotensi merusak alam dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerjasama antara TNI, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan semakin meningkat, sehingga Kabupaten Inhil dapat tetap menjadi wilayah yang asri dan bebas dari bencana kebakaran.
