8 Agustus 2026

Semangat Pratu Mukhlis dalam Patroli dan Sosialisasi Karhutla di Musim Hujan

0
Pratu Muhklis saat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga wilayah terhadap karhutla, ahad (19/01/2025)

Pratu Muhklis saat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga wilayah terhadap karhutla, ahad (19/01/2025)

PELANGIRAN, – Meskipun cuaca buruk dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, semangat anggota Koramil 10/Pelangiran, Pratu Mukhlis, untuk melaksanakan tugasnya tidak pernah pudar. Pada Ahad pagi, 19 Januari 2025, ia tetap melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat di Kelurahan Pelangiran.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Koramil 10/Pelangiran dalam mendukung upaya pemerintah daerah dan nasional dalam mengatasi ancaman karhutla, yang menjadi masalah serius di wilayah Sumatera, khususnya di Riau, yang sering kali terjadi selama musim kemarau. Namun, Pratu Mukhlis menekankan pentingnya kewaspadaan di segala musim, termasuk musim hujan, karena meskipun kebakaran hutan lebih sering terjadi pada musim kemarau, pada musim hujan, kebakaran akibat pembakaran lahan masih bisa terjadi, terutama karena faktor kelalaian dan cuaca yang tidak terduga.

Dalam kegiatan tersebut, Pratu Mukhlis menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat terkait dampak buruk karhutla, seperti pencemaran udara, kerusakan ekosistem, serta ancaman terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap. Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat, seperti tidak membakar lahan secara sembarangan, serta menjaga kehati-hatian dalam pengelolaan lahan agar tidak memicu kebakaran yang merugikan.

Selain memberikan pemahaman tentang dampak karhutla, Pratu Mukhlis juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam memantau dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan terkait pembakaran lahan. “Kita harus bersama-sama menjaga alam kita. Salah satu cara untuk mencegah karhutla adalah dengan tidak membakar lahan sembarangan dan selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim penghujan seperti saat ini,” kata Pratu Mukhlis.

Meski hujan deras turun sepanjang kegiatan sosialisasi, antusiasme masyarakat untuk mengikuti penyuluhan tetap tinggi. Warga tampak fokus mendengarkan penjelasan tentang pentingnya mencegah kebakaran dan menjaga lingkungan. Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah aparat Kelurahan Pelangiran serta tokoh masyarakat setempat yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya TNI dalam mengedukasi warga mengenai bahaya karhutla.

Menurut Pjs Danramil 10/Pelangiran,Serma Sugianto, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mempererat hubungan dengan masyarakat dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan. “Kami di TNI tidak hanya berfokus pada tugas-tugas militer, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai isu penting seperti karhutla. Kolaborasi dengan masyarakat sangat penting agar kita bisa bersama-sama mencegah bencana ini,” ujarnya.

Kegiatan patroli dan sosialisasi ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk mengurangi potensi kebakaran, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kelestarian alam. Dengan adanya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, harapannya wilayah Pelangiran dapat terhindar dari dampak buruk karhutla, baik di musim kemarau maupun musim hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *